Sunday, April 26, 2009

i seldomly write about my life story here.. This post, dedicated to all boom participants


boom dah habis. mkki dah habis. teringat kata2 adik2 sc; seronok dapat join program2 macm ni. at least, xlah rasa bosan sangat hidup budak medic!



congratulations to all ajks! good jobs..semoga Allah membalas segala penat lelah kusut masai minda yang dah anda semua berikan.. memang tak rugi membuat kebaikan kepada ummah..walau sekadar dapat hadir menjadi juri, saya sendiri rasa seronok melihat hasil kerja anda semua.





bercerita tentang boom..

ada apa dengan boom?

sebetulnya, saya patut tanya pada adik2 saya yang bertungkus lumus menyertai program ini.

apa yang mereka pelajari dari program ni...



saya sendiri,


tidak tahu mcm mana nak ungkap rasa teruja tengok bdk2 medic alex..saya sangat berbngga dengan smua peserta public speaking.walaupn ada yang pertama kali tampil bercakap di khalayak ramai, walaupun terlupa skrip, tapi keberanian itu yang saya KAGUMI!!
inilah yang saya tunggu2 dari pelajar melayu di alex!!
kalaulah sikap berani inilah yang ada pada semua pelajar, kan seronok belajar pbl?
malu untuk bertanya di dalam kelas, x malu untuk berinteraksi dengan kawan2 time present..


(hidup saya sebagai pelajar medic tentunya akan menjadi lebih indah~)

terus terang saya katakan. seronok tengok pelajar2 medic 'outstanding' macam ni! kepada para pendebat, tahniah...saya tahu bukan senang nak prepare text dan berlatih dalam kesibukan sbagai pelajar medic. pada saya, anda patut berbangga kerana berani untuk tampil berdebat di hadapan ramai orang...sungguh ramai yang 'outstanding' rupanya~


kepada semua peserta boom,
tahniah kerana dah berjaya dpat credit hour dari pihak U. hehe
bukan,
apa yang lebih penting, kenangan dan pengalaman yang anda dapat.
semoga bermanfaat untuk diri.
anda sepatutnya berasa beruntung kerana mpendapat peluang untuk menyertai program ini (sedih x dpt masuk, hehe)
pada sesetengah orang, inilah batu penolak diri untuk menggilap diri menjadi seorang modal insan yang hebat..

menjadi hebat x semestinya kena jadi ajkt perubatan.
tetapi cukuplah sekadar menjadi diri anda sendiri..yang memiliki minda seorAng pemimpin
yang bijak memimpin diri sendiri..



mungkin selepas ini,
anda akan berjaya memimpin diri untuk tidak ponteng kuliah,
berani untuk bentang presentation assignment dengan confident!
mengambil berat tentang orang2 di sekitar anda...kawan2, senior, junior..
menjadi pemimpin bukanlah bererti menjdi seorang AJKT..mahupun seorang pendebat..
tetapi kominiti dan umat yang hebat itu sendiri bermula dengan individu2 hebat yang bijak memimpin diri sendiri..


jadi, kepada semua peserta boom khususnya,
ambillah setiap mutiara yang sudah anda kutip sepanjang program berharga ini..
sekarang, hanya tinggal untuk anda praktikkan dalam hidup anda.


mari,
kita bina diri jadi orang yang hebat!



lihatlah di luar sana,
berapa ramai orang yang hidup hilang arah tujuan.
masyarakat malaysia sendiri semakin hari semakin rosak..
siapa lagi yang dapat mmbantu mereka, kalau bukan kita?
bakal2 doktor...doktor muslim pula tu...lets visualize ourselve..(bak kata mira during her public speaking..)



marilah, kita jadi orang2 baru. mahasiswa beginilah yang kita mahu!
biarlah hidup sibuk sket...bdak U memang la hectic life! masa muda, kan elok belajar banyak benda..nanti in future boleh guna skill2 dan ilmu yang dipelajari sekarang.
masa kita tak banyak untuk sekadar dibuang dengan tengok cerita2 korea, jepun, melayu, tamil, hindustan yang tak habis2 tu..




" dan katakanlah,"berkerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, beitu juga rasulNya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya keada kamu apa yang telah kamu kerjakan" (At-Taubah; 149)








congratz untuk semua yang terlibat dalam BOOM!




~LET'S BLOOMING OUT OUR MEDIOCRITY~


Wednesday, April 22, 2009

bersemangatlah adik (",)

untuk adik saya.
maaf, x nak balas tag tu lagi.
tapi post ini untuk awak ^
^


jangan luntur semangat itu
tenanglah, semuanya akan berlalu
senyumlah kau begitu beruntung
berpenat lelahlah di hari ini
pasti banyak akan kau timba hari demi hari


jangan pernah putus harapan
dengan Dia semua akan mudah
di kala hati terasa lemah
ingatlah Dia lebih dari yang kau harapkan
sesungguhnya hanya dengan mengingati Dia,
setiap hati itu menjadi tenang


bukan sukar,
bersihkanlah dirimu, alunkan ayat2Nya..


adik,
jangan rasa lemah
bangun, hidup ini tak perlu mengalah
ingatlah,

“Maka sungguh,setelah kesultan itu ada kemudahan(5) Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan(6)” (Al-Insyirah:5-6)


hidup ini memang ada kelam dan pelangi
ambillah saat untuk tenangkan diri
tajdidkan niat..jangan gusar,
Dia ada menemani dirimu kala susah atau senang


saat-saat ini mungkin akan terasa peritnya
tapi diakhirnya pasti kau tersenyum menyingkap pegalaman berharga yang kau timba

pesanku untukmu,

"jangan bersedih kerana berdepan dengan segala kesulitan,
sesungguhnya setiap kesulitan yang anda hadapi akan menguatkan hati,
menghapuskan dosa,
menghancurkan ujub,
menguburkan takabur

kesulitan itu akan mengelakkan kelalaian,
menyalakan zikir
menghiasi diri untuk selalu berbuat baik kepada sesama makhluk"



*maaf kalau diri ini tidak ada disitu untuk menghulurkan bahu






cheer up girl!!



mari jadi orang asing!

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرْالصَّبَاحَ

وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau orang yang sedang menempuh perjalanan.” Ibn Umar berkata, “jika engkau ada di sore hari, jangan menunggu pagi dan jika berada di pagi hari, jangan menunggu sore. Manfaatkan masa sehatmu untuk masa sakitmu dan masa hidupmu untuk kematianmu.” (HR al-Bukhari, at-Tirmidzi, Ibn Majah dan Ahmad).


Makna Hadis

Dalam hadis ini Rasul memberi perumpamaan bagaimana seharusnya kita memposisikan diri di dunia: seakan kita adalah orang asing dan seperti orang yang sedang menempuh perjalanan.
Ath-Thayyibi, sebagaimana dikutip oleh al-Hafizh Ibn Hajar di dalam Fath al-Bârî, menjelaskan,

“Orang yang berjalan di dunia diserupakan dengan orang asing yang tidak memiliki tempat tinggal. Kemudian Beliau mengungkapkan perumpamaan yang lebih tinggi: diserupakan dengan orang yang sedang menempuh perjalanan. Sebab, orang asing kadang kala tinggal di negeri asing. Berbeda dengan orang yang menempuh perjalanan menuju negeri yang jauh; sepanjang perjalanan itu terdapat lembah-lembah yang membinasakan, gurun-gurun yang mencelakakan dan begal jalanan. Orang yang demikian tidak akan tinggal walaupun sejenak.

Oleh karena itu, Ibn Umar langsung menimpali dengan kata-kata, “jika engkau ada di sore hari jangan menunggu pagi…”
Lalu sabda Rasul, “wa ‘udda nafsaka fî ahli al-qabûr, maknanya adalah, “Teruslah berjalan dan jangan engkau futur. Sesungguhnya jika engkau lemah atau lalai maka engkau akan terhenti di tengah jalan (tidak sampai tujuan) dan binasa di lembah-lembah itu.”
Imam an-Nawawi di dalam Syarh al-Arba’în an-Nawawiyah berkata, makna hadis ini adalah, “Janganlah engkau cenderung pada dunia dan menjadikan dunia sebagai tempat menetap. Jangan berbicara kepada dirimu sendiri bahwa engkau akan menetap di dunia serta jangan mempertautkan diri dengan dunia sebagaimana orang asing tidak akan menautkan diri dengan selain tanah airnya.”

Hadis ini merupakan isyarat untuk membangkitkan sikap zuhud di dunia dan mengambil bagian harta sekadar cukup untuk bekal (tidak berlebih). Sebagaimana seorang musafir tidak membutuhkan lebih dari apa yang bisa mengantarkannya pada tujuan perjalanannya, demikian pula seorang Mukmin di dunia; ia tidak akan membutuhkan lebih dari apa yang bisa mengantarkannya pada tujuan (akhirat). Hadis ini merupakan pokok dalam mendorong untuk mengambil jarak dengan dunia, bersikap zuhud di dalamnya, memandang remeh dunia dan bersikap qanâ’ah dengan bagian harta sekadar cukup untuk bekal hidup.

Hendaknya kita selalu mengingat pesan Nabi saw ini. Hendaknya setiap kita selalu merasa asing dengan dunia. Ia selalu ingat, bukan dunia ini tempat tinggal dia karena di dunia ini ia adalah orang asing. Ia tidak akan membiarkan hatinya terjerat oleh kecintaan pada tempat asing itu sehingga melupakan tanah air hakikinya. Hatinya tidak cenderung pada dunia. Ia tidak akan menikmati keintiman dengan dunia. Ia tidak akan bermesra-mesra dengan dunia.

Hatinya tidak akan dia biarkan tertambat pada dunia sehingga merasa berat untuk menjauhi dan meninggalkannya. Sebaliknya, dunia baginya adalah sesuatu yang jauh lagi asing. Karena itu, hatinya ringan untuk melepas dunia itu dan tidak berat hati untuk meninggalkannya.
Hendaknya kita pun selalu ingat bahwa kita di dunia ini hanyalah ‘numpang lewat’. Fase kehidupan dunia ini hanyalah perjalanan untuk menuju ‘tanah air’ yang hakiki, yaitu akhirat.

Sebagai orang yang sedang lewat saja, maka ia tidak akan berhenti berlama-lama, apalagi menetap. Ia pun tidak akan sibuk mengumpulkan harta dan perbekalan karena itu bisa memalingkannya dari perjalanan atau setidaknya menundanya. Selain itu, harta dan perbekalan yang terlalu banyak akan memberatkan dan menjadi beban di perjalanan yang bisa-bisa justru mencelakakannya. Sebaliknya, ia hanya mengambil harta dan perbekalan secukupnya saja, tidak berlebih. Itu pun dilakukan sambil terus berjalan. Sebagai orang yang sedang lewat, adalah tersesat jika ia justru menjadikan tempat singgah dan jalan yang ia lalui sebagai tujuan itu sendiri dan memalingkannya dari tempat tujuan yang hakiki.

Seorang Mukmin tidak selayaknya menjadi pecinta dunia, pemburu harta dan pencari kelezatan dunia. Sebaliknya. seorang Mukmin akan bersikap zuhud terhadap dunia dan qanâ’ah dengan karunia Allah yang ia terima. Dunia baginya adalah sesuatu yang asing dan tidak berharga. Ia jadikan dunia hanya sebagai jalan, wasilah dan sarana untuk mencapai tempat tujuan, yaitu akhirat. Akhiratlah yang selalu menjadi tambatan hatinya dan ujung angan-angannya. Wa mâ tawfîqi illâ billâh. [Yahya Abdurrahman]

artikel asli boleh didapati disini: http://dakwah.info/main/index.php/content-category-mainmenu-2/30-kajian-hadith/396-zuhud-terhadap-dunia

Tuesday, April 21, 2009

mengapa jalan ini yang kau pilih?

apa lagi yang dapat diungkap
dalam hati rasa simpati pada mereka
kejahilan mngkin kerana tidak tahu
mungkin kerana buat tak tahu
kenapa perlu tutup hatimu dari kebenaran
wahai sahabat,
aku memandang dengan penuh kasihan
kuhulurkan tangan, andai kau mahu selamat dari gelap
tetapi mengapa
hidup itu yang kau puja?

sahabat,
tutuplah dadamu.
apa lagi yang dapat aku katakan
bukan paksaan yang aku ucapkan
apatah lagi kekerasan
tapi kalam ini kerana kasihkan dirimu
wahai sahabat, mengapa ini yang kau pilih?

mengapa semua menunding jari
apakah sendiri seakan tidak punyai tangan dan kaki?
mengapa semua berlalu pergi
hanya cakap belakang itu sajakah yang anda hebat?

wahai sahabat,
mengapa jalan ini yang kau pilih?
indahnya hanya sekejap
apakah kau lupa akhirya kita nanti di mana?
apakah kau tiada takut kepadaNya?

wahai sahabat,
cantiknya kita bukan pada zahirmu..
andai pekerti buruk, ramai akan mencemuh
andai hati jauh dari nur Illahi
cepat sahaja darah naik ke dahi
wahai sahabat, manis lagi dirimu jika sabar itu menghias diri
kalammu berbudi pekerti
nilainya jauh lebih mahal dari pakaian cantik yang dikau beli..

wahai sahabat,ini kata hatiku.
kau kenali aku bukanlah hadir sebagai pencemuh.
hati semakin hari semakin memendam rasa sedih..
mengapa jalan ini yang kau pilih
apakah ketenangan yang kau temui?
ambillah kata2ku ini buat renungan diri
bukan tiada insan lain yang sudi menemani dirimu..
andai kau fahami mengapa begitu sedih aku melihat kamu seperti ini
saban hari melihat kau berlalu
mencari ubat diri dengan cara ini
apakah kau lupa untuk apa hidup ini?


zaman muda bukan hanya berpesta berjoget santai
mengapa..jalan ini yang kau pilih?
berhentilah merungut tentang hidup
usah terlalu pesimis
setiap yang berlaku hikmahnya besar sekali
kenapa harus hidup dalam kebencian?
lihatlah disekelilingmu
insan-insan ini semakin hari semakin menangis melihat dirimu..


mungkin terkadang kau sudah terasa hebat menunjuk belang
malu bkan lagi menjadi penghijab
bukan aku membisu kerana aku tenang
bukan jua aku marah dengan dirimu
tapi maksiat itu buat aku tidak senang
mengapa kamu yang semakin hanyut sahabatku..
apalah jawapan yang akan kau berikan bila menghadapNya kelak?


bila bicara aku tentang indahnya Islam
usahlah kau anggap aku membebel seperti si tua
aku tahu
kau jua mahukan bimbingan
wahai sahabat
bukalah pintu hatimu..
20 tahun sudah hidup ini kita lalui
tidakkah terfikir bekalan apakah untuk dibawa mati?


apa lagi yang dapat aku ucapkan
mungkin doa,
itulah yang terbaik dapat aku lakukan
semoga suatu hari nanti kau tersedar dari lamunan
berhentilah berkhayal.
duniamu itu tiada apa yang kekal
bukalah pintu hati
tanyalah pada diri
siapakah diri ini dihadapan Allah nanti
kita tidak hebat dengan badan yang cantik
kita tidak hebat dengan gaya hidup mewah
andai hati kosong amat sangat..gelap..

usahlah terus memilih jalan ini.
aku menghulurkan tangan.
marilah.
aku sedih melihat kamu begini.

hidup ini kita yang pilih..

assalamualaikum
lama saya tinggalkan blog ni.sakit jari nk menaip, keypad dh x betul. tp, baru-baru ni ramai yang menyapa saya, bertanya ttg blog ni..so, hari ni merajinkan tangan untuk berkongsi sesuatu..semoga bermanfaat.

tahun ini saya diberi nikmat yang tidak diduga. dan segala puji-pujian dan kesyukuran dipanjatkan kepada Allah..tidak tahu apa yang dapat saya katakan sewaktu mendapat keputusan peperiksaan sem lepas.bersyukur, dan terasa begitu hina sebagai seorang hamba. saya sedari tanpa rahmat dari Allah saya takkan mampu meraih kejayaan seperti itu, segalaNya datang dariNya, saya hanya mampu berusaha...

apapun, yang saya ingin kongsikan sebenarnya disini bukanlah tentang perasaan trharu saya...kerana disebalik rasa bersyukur, ada rasa berat dengan amanah dari Allah ini, utk saya kekalkan usaha yang baik, malah lebih baik...

mungkin ramai yang brtanya, apa rahsianya mdpt keputusan cemerlang dalam jadual yang sibuk..dengan aktiviti persatuan dan sbgnya... mulanya, sy mcm x nk komen byk..sbb risau jg kalau2 lps cakap ni Allah tarik balik nikmat ini..tapi, biarlah disini saya mahu berkongsi sesuatu dengan pembaca.

kadng2 macam x sedar tahun ni dh masuk tahun ke 3 menjadi pelajar perubatan. deeply inside, terkadang masih ada rasa inferior berada di medan ni..dalam hati, x pernah timbul rasa nak bersaing untuk jadi paling top di universiti..malahan rasa kagum tgk sahabat2 yang semuanya cerdik pandai. pada saya, satu benda yang saya amalkan. segalanya bermula dengan niat. belajarlah bersungguh2 kerana Allah. cemerlanglah kerana Allah..usahalah..jgn jadi malas, semuanya buatlah kerana Allah. kerana hanya Dia sebaik2 pemotivasi..Allah is our best motivator.

ada sesetengah orang yang menganggap sihat petang malam pagi hidupnya hanya nak mengadap buku semataa2..hidup dalam dunia sendri. xendah junior, senior..ajak pergi kelas agama timba ilmu x mahu..semuanya dgn alasan nak study.

pada saya, jika kita tahu untuk apa kita study medic, untuk apa kita menjadi seorang pelajar, kita akn tau apa yang kita perlukn sbg bekalan diri dalam hidup ini..terkadang kita sibuk dgn ilmu duniawi, smpi rohani tidak terisi...lama2, bila hati kosong, stress dengan study, mulalah cari jalan2 keluar utk hiburkan diri..party..hangout smpi tgh mlm..alasan, stress study. sayangnya kalau kita tak tahu untuk apa kita mengejar hidup di dunia ni...turst me, anda tnylah pada kawaan2 anda, mahupun diri anda sndiri. untuk apa sebenarnya kita susah payah ambil medic ni? lihatlah semakin hari, semakin naik tahun berapa ramai yang dah keciciran..walhal dulu semuanya hebat2 belaka..dan sy brani cakap, kalau tgk keputusan spm mereka,ada antara mreka yang jauh lebih handal dari saya!
sesungguhnya semua itu datangNya dari Allah..terkadang kita terlalu sibuk mngejar urusan dunia, tanpa sedar hati terasa kosong..refleksnya lihatlah sendiri pada hasil usaha kita.

dan bagi diri saya, hidup itu lebih bereri dengan memberi. biar terpaksa berkoban masa membantu orag lain. berkorban masa mengatur program untuk orang lain...biarlah..asalkan kita niatkn kerana Allah, pasti Dia gntikan masa2 kita dengan sesuatu yang lbih berharga.tidak rugi berjual beli dengan Allah. buktinya, bila kita lagi sibuk, kita akan lebih mnghargai masa..masa2 skit kita guna utk benda bermanfaat, kurg buat benda lagha...insyAllah hati pn lg bersih utk terima ilmu..Allah jua lebih redha dgn kita...jadi, tidak mustahil utk cemerlang, wlaupun sibuk melakukan kerja amal. pergi kelas arab, kelas ngaji, kelas sirah dan etcx bermaksud anda gadaikn masa study anda..kitalah yang memillih hidup kita..pelajar cemerlang bagaimanakah yang anda impikan? gunalah masa muda ni untuk mencari bekalan...bekalan dunia akhirat..bekalan menjadi insan cemerlang dunia akhirat...

jangan pernah berputus asa dan hilang arah..
punca hati yang resah gelisah itu bila sudah terlallu jauh dari Allah.
marilah kembali kepada fitrah kita.
fitrah seorang hamba.
hanya pada Tuhan. tempat mengadu segalanya....


hidup ini. kita yang pilih

wallahualam