Friday, June 19, 2009

jadi doktor bukan senang.. = {

salam..
ok, this will be my last entry before exam.
kena kuarantin...sekarang masa untuk memecut laju!!
tapi sebelum blog ini sepi..
saya nak sgt paste artikel ni.
hehe, nak jadi 4th year stundent pun dah berdebar2 kecut perut.
housemanship will be tougher..
6 years for a medical degree,
i hope i'll be well prepared to face the real hectic medical life!!



I WOULD like to refer to the recent letters about housemen and sick doctors. The job of a medical officer is very demanding and carries a heavy responsibility, especially now, as patients are more aware of their rights, have high expectations, are medically more knowledgeable and more litigations conscious. Housemen, their parents and those who aspire to be doctors should realise this.

Housemanship requires psychological and physical endurance. If one is unable to cope with the demands during this period, then one may succumb to stress, and the possibility of making medical errors is higher.

Many want to be doctors without realising that they have to make a lot of sacrifices.

A medical student is responsible only for himself, but once he graduates and becomes a doctor, he is responsible for the life of his patients.

The medical profession is rather unique in that although a doctor may have obtained a medical degree, he still cannot practise because he still has a lot to learn especially the practical skills of medical management.

In fact, the medical degree is just a licence for them to start learning how to practise medicine. Medical doctors will not be given full registration unless they pass their housemanship training. Housemanship is the time when newly-graduated doctors are trained not only to manage and administer the medical management under supervision to patients but to withstand the endurance of working long hours, day and night, weekdays and weekend.

There was an incident when a new doctor entered the ward for the first time, and a paediatric patient collapsed in front of her. She was stunned and unable to respond whereas the nurses tried to revive the child. Unfortunately, the child died.

The doctor did not come to work for three days. On the fourth day, she came to see me and said that she had chosen the wrong profession, and subsequently left the hospital. As mentioned in your papers, there are doctors who get “sick”.

A doctor can be held liable in an action of negligence if he fails to exercise that degree of care and skill which is expected of him. Medical errors do happen when doctors misdiagnose, delay treatment or administer the wrong dosage.

As such, a houseman who examines more patients, spends longer hours in the wards and handles more procedures will become a better and more confident doctor.

Housemen should not complain about the long working hours and being scolded by their seniors and specialists. Teachers and lectures have been scolding students since ages because they want their students to succeed and be better than them.

As part of their training, housemen have to report for work long before the official hours and work through lunch and dinner if need be, and know every detail of their patients.

They should love their work and enjoy the satisfaction of seeing patients under their care recover. No patient should die because of a houseman’s incompetence. Inexperience is not a defence.

So housemen should go to work with the right attitude and acquire knowledge, skills, stamina and patience so that they can be confident of working alone anywhere in the country.

DATUK DR AHMAD RAZIN MAHIR,

Pengarah Kesihatan Negeri, Perak.

Tuesday, June 16, 2009

La TaHzAn






la tahzan wahai diri


mereka tidak menjadi lemah dengan bencana yang menimpa mereka di jalan Allah
3:146


~menunggu hari menjadi siang kembali..

Wednesday, June 10, 2009

pemergian

pagi ni sgt suram. seawal subuh pg, kami menerima berita dari kaherah tentang pemergian arwah salah seorang pelajar perubatan di Cairo University.

tak banyak yang dapat diceritakan di sini.

pada saya, ini mngkin pertama kali sy menerima berita kematian rakan2 seumur sebaya saya.
sangat memberi kesan.
semoga ia menjadi peringatan buat kita semua.
ajal tak mengenal usia


Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57)




Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)





memetik sedikit kata2 dari artikel Harun Yahya http://harunyahya.us/indo/artikel/042.htm;

Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!

Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.

Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya. Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat, maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan di kuburan.


~semoga Allah merahmati arwah. pemergian arwah pasti memberi kesan, sama ada yang mengenalinya, mahupun tidak.

benar, kematian itu datang juga sbg peringatan buat yang masih hidup.


AL-FATIHAH.



Friday, June 5, 2009

laskar pelangi...






anda pernah dengar tajuk ini?bagi anda yang tak pernah menonton cerita ini,
atau sekadar mendengar soundtrack yang tengah hot meletup,..
kali ini,
saya nak berkongsi sebuah kisah yang
 sarat dengan pengajaran dan motivasi.
cerita tentang 10 orang kanak2 ..
~ laskar pelangi~


filem ini bukan sebarang cerita.
jauh lagi kalau nak dikatakan cerita picisan. tak macam filem2 cinta melayu..ataupun gossip girl yang digila2kan orang sekarang.
tapi cerita ini adalah untuk orang2 yang mahu membuka mata.
yang mahu belajar erti syukur dalam hidup mereka.




laskar pelangi~
kisahnya bermula dengan 10 orang kanak2 miskin..
yang salah seorangnya terpaksa menjadi buruh sbg part time,
yang salah seorangnya terpaksa menyeberang jalan yang dihuni seekor buaya untuk ke sekolah.
cerita ini tentang orang2 miskin.
yang tak punya duit dan harta.
tapi kanak2 ini..mereka sedari ilmu adalah segalanya.
hanya sebuah pondok kecil tempat mereka menadah ilmu.
setiap hari mengayuh basikal berbatu2 jauh..demi mencari ilmu.
dipandang hina oleh orang lain..seakan2 mereka tak layak langsung untuk bersekolah.
sekolah yang kecil..tak ada siapa pun nak tolong support dgn duit..mahupun tenaga mengajar.
kerana mereka miskin
hanya hina untuk bekerja sebagai buruh di mata masyarakat.

cerita ni sangat banyak nilai2 yang ditunjukkan.
selepas menonton cerita ni, saya rasa betapa bersyukur sangat dgn apa yang saya dapat sekarang.
ada orang sangat bijak, tapi x berpeluang nak belajar.
kita disini,
sudahlah dapat biasiswa dari kerajaan,
sayang sekali semakin hari semakin ramai yang x menghargai peluang yang diberi.
kalau anda tak mahu ke kuliah, fikir2kanlah nasib beribu2 kawan kita kat malaysia yang x bernasib baik macam kita.
mereka susah2 nak cari ilmu
kita yang dah mendapat peluang x pernah nak bersyukur
pergi kuliah x sesusah anak2 10 orang ni yang terpaksa kayuh basikal menyeberangi jalan berbatu2..siap ada buaya besar lagi! (tiap2 hari bertarung nyawa..hanya kerana ilmu).

jadi,
cerita ni memang saya sarankan untuk semua pelajar alex. tengoklah. ambillah pengajaran sebagai  motivasi. kita yang senang ni selalu sangat rasa malas..x bersyukur..kuliah yang sekangkang kera, & paling jauh pon boleh naik tramco 1.25l.e, kenapa kita x bersyukur?
renung2kanlah.
jangan kita jadi orang2 yang kufur nikmat.
kalau boleh,
saya mahu semangat adik2 laskar pelangi ni diserap ke semua pelajar2 alex.
biar kita sedar,
walau apapun rintangan yang kita hadapi,
biarlah hidup n study semakin hari semakin  stress,
tapi jangan mudah hilang semangat.

mari kawan2, kita ambil semangat2 adik2 10 orang ni.
tontonlah.
biar naik semangat untuk menghabiskan lecture dan practical exam yang hanya tinggal beberapa hari lagi.

mungkin semakin hari,
kita makin lupa,
orang dulu2..ibu ayah kita susah payah nak pergi cari ilmu.
sampai berjaya besarkan kita..
tapi bila sampai masa kita,
kita dah dihidangkan dengan terlalu banyak nikmat,
duit mara pun dah berlambak2
kadang2 kita terlupa tujuan utama kita dihantar belajar jauh2.
kita lupa harapan ibu ayah, harapan masyarakat malaysia yang mengharapkan kita semua jadi doktor2 yang berguna kelak.

kalau dulu anda lebih suka tidur di rumah daripada ke kuliah,
kalau dulu anda rasa lagi syok pg cinema kt green plaza drpd pergi ke kuliah,
kalau dulu anda rasa lagi best hang out kt st stefano drpd dengar kuliah.
marilah berubah.tunjukkan tanda anda bersyukur dengan peluang yang dah diberi.
jangan marah kt mara kalau diorg sound kita..
marilah sedar yang sesunguhnya duit poket kita tu datangnya  dari mara

terima kasih laskar pelangi kerana bagi saya semangat baru!











Thursday, June 4, 2009

running away..

we can't change people.
but living with ignorance sometime make me sick.
if i could run away, then i would.
sadly, i am  stuck with reality
and i am no more able to live with the  habit!

when things getting worser,
REALLY,
i want to run away.
fed up is what i am  feeling right now.
i can  never change people
but to inspire ignorant people
at last i feel iritating.

help me to speak up.
please, im sick with the habit!
i never hate anyone.. 
but how do i wish  people would understand 
for me to face this thing,
i'd made many tries.


i wish i could run away..right now.

Wednesday, June 3, 2009

saat Allah tarik nikmat sihat....

assalamualaikum wbt.

i wanted to post this entry many days before..but exams distorted me to do most of things~


tahun ni ramai pelajar alex yang sakit, kan? i'm not talking about any particular person, because deeply i felt this worry since last sem. masa tu adik-adik ramai yang sakit TB, and one of my junior  when home to Malaysia. she sick and undergoing treatment right now. syafakillah wa afaaki ukhti..

awal sem ni start, ramai yang x sihat..batuk2, selsema dan sbgnya.
~biasalah, awal2 nk tukar musim.

i went through the same thing. bezanya, time tu saya sgt mudah sesak nafas. dan mengalami beberapa symptom lg..waktu tu tiba2 teringat time summer break, beberapa orang dari kami terkena bronchitis.

i thought that was just an illness.pain.stress-related, may be.
but paroxysmal dyspnea quite scary to me..so i when to pulmonorist and he asked me to make a chest x ray.

and i made it. not once, but twice~
sy tahu pulmonorist tu suruh buat xray sbb nk check in case of TB..sbb die treat ramai bdk Msia yang ambil TB prophylaxis drug.
so, i tried to calm myself, insyaAllah..everything will be ok..
sampai la saat radiologist tu suruh sy tunggu...dan suruh saya buat satu lg xray.
"we want to confirm 'something'"

waktu tu..sy x mampu nk control my mind from not predicting worse thing.
tetiba teringat kawan2..adik2..yang sakit..ya Allah..rasa beratnya ujian tu..
masa dapat result xray tu.rasa mcm x mau buka..
but then alhamdulillah.
everything is normal. so the reason i have to repeat the xray is still,questionable.
ingat nk pg tny dr pulmonorist, tp x pg2 lg~

apepun, moral of the story is...
yup, inilah point sebenar yang sy nak ekspreskan.
kadang2..em jp, bkn kadang2..SELALUNYA..
kita lupa apa yang kita miliki hari ni adalah nikmat dari Allah.
just imagine,
kalau2 Allah bagi kita sakit..tarik nikmat sihat..and u not able to go to lecture..x dpt study..
silap2 kena balik Malaysia..extend study..or may be worser than that.
nauzubillah min zalik.

saya sendiri terfikir,
subhanallah kuasa Allah,
dalam sekelip mata Dia mampu tarik segalanya dari saya..
kalau Dia takdirkan saya sakit masa tu..
mungkin saya x dpt hadir kelas..
x dpt ambil exam..
dari rutin saya sbg seorang student,sahabat,senior 
mungkin saya hanya mampu telan ubat dan rehat saja..
nauzubillah..

ada sorang kawan kpd kawan sy 
(bukan cerita sebenar sepenuhnya)
dia pandai.
belajar oversea
kemudian dia sakit
dia x dpt teruskan pelajaran dia.
dia sangat pandai.
tapi takdir Allah penentu segalanya.
mungkin jika saya di tempat dia,
saya akan tefikir.
walau sebanyak mana kejayaan yang Allah berikan..
walau segigih mana kita cuba dapatkan kejayaan di dunia..
sekejap saja..segalanya boleh ditarik..
dan pada saya, semuanya boleh berlaku sangat pantas...sekejap sahaja, hidup ini mampu ditunggang terbalik.

alhamdulillah ya Allah,
hari ini Kau masih berikan aku segala  nikmat.
terkadang terfikir,
atas siapakah diri ini berdiri segagah ini di bumi.

buat kawan2,
segala yang berlaku disekeliling kita ini,ada rahmat dan hikmah yang tersembunyi.
berapa ramai dari kita yang mengeluh bila TB menular dikalangan bdak malaysia..
kita maki hamun orang arab..kata diorg pengotor dan sbgnya.
sebaliknya, kita sedikit pun x ambil pengajaran.
sekurang2nya,
bersyukurlah dengan apa yang Allah berikan kpd kita.
saat melihat kawan2 kita yang sakit.
bersyukurlah.
apakah tanda anda  bersyukur itu dengan memperbanyakkan maskiat dgn tangan,kaki,mulut yang sihat itu?
setiap kali kita solat..berapa kali kit mengucapkan syukur?
pernahkah kita rasa nak bersyukur dengan peluang yang Allah bagi kat kita untuk belajar?
badan sihat boleh pergi kuliah..mara bagi duit cukup nak naikk teksi pergi kuliah
apakah kita mensyukuri nikmat ini? malangnya..sekarang ni ramai kawan2 yang lebih suka x pergi lecture.
kalau satu hari nanti Allah tarik nikmat ni,
apakah kita akan menyesal?


"katakanlah, Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran,penglihatan,dan hati nurani bagi kamu.(Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.."  (Al-Mulk;23)


mari, fikir2kan..
walau sesaat saya rasai kesakitan..walaupun tak seteruk kena masuk wad.
tapi sesungguhnya peringatan itu adalah untuk orang2 yang berfikir dan mentafsir.
alhamdulillah.malam ni, Allah masih berikan nikmatNya kpd kita...

thanks for reading.